Resimen Mahasiswa Bebaskan Sandera Gembong Narkoba Pada Hari Jadi Kota Sukabumi Ke-103
Simulasi
pembebasan sandera bandar narkoba yang ditampilkan oleh Resimen Mahasiswa
Mahawarman Detasemen Sukabumi pada hari puncak peringatan Hari Jadi Kota
Sukabumi ke 103 (Sabtu 1 April 2017).
Aksi
simulasi
terjadi dalam
skenario pembebasan sandera yang dilakukan oleh anggota Resimen Mahawarman Detasemen Sukabumi. Atraksi bersenjata
yang berlangsung di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Aksi ini mengundang perhatian Wali
Kota Sukabumi. Mohamad Muraz dan para pejabat dilingkungan instansi sipil,
polri dan militer.
Serangkaian
penyergapan gembong narkoba berhasil membebaskan dua orang mahasiswi yang disandera para
pelaku gembong narkoba saat petugas melakukan pengepungan di tempat
persembunyiannya. Penyergapan yang dilakukan setelah warga menginformasikan
adanya tindak kejahatan yang dilakukan para pelaku yang kerap meresahkan warga.
Upaya
penyelamatan yang diwarnai kontak senjata dan perkelahian, tiga orang pengedar
dinyatakan tewas. Sedangkan dua orang wanita yang disandera berhasil dibebaskan
dan selamat.
Personel
bersenjata tidak hanya melumpuhkan para pelaku dengan melepaskan peluru dalam
kontak senjata. Tapi sempat terjadi baku hantam, karena pelaku mencoba
melakukan perlawanan.
Atraksi
pembebasan sandera melibatakan personel baret ungu yang tersebar di sejumlah
perguruan tinggi dalam kegiatan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-103 itu, mendapat
tepuk tangan riuh dari warga. Awalnya, mereka menyangka atraksi pembebasan
sandera dilakukan personel TNI dan polisi.
Aksi simulasi ini merupakan bentuk sikap mahasiswa yang senantiasa menolak
dan memerangi peredaran narkoba yang kini membayang-bayangi sendi kehidupanan
dimasyarakat khususnya dilingkungan kampus yang berada diwilayah Kota Sukabumi.
selain simulasi pembebasan sandera, Resimen Mahawsiswa Mahawarman Detasemen Sukabumi juga menampilkan atraksi memecahkan paving block dengan tangan dan kepala.





