Ustadz Henda Pribadi Kembangkan Unit Produksi Untuk Pendanaan Pondok Yatim An Najm
AmanahNegeriku.com,- Pondok Pesantren
Yatim Piatu An-Najm yang berdiri di atas tanah wakaf seluas 1000 m2 saat ini
memiliki santri sebanyak 32 orang. Pesantren ini lahir dilatarbelakangi oleh
banyaknya anak yatim piatu di sekitar Kecamatan Ciracap dan Surade yang
pendidikannya tidak tersentuh.
Walaupun masih belum mampu menampung
santri dalam jumlah yang banyak, namun dengan semangat serta kemandirian yang
dimiliki oleh pengasuh pondok pesantren An-Najm akan terus mengasuh dan memberi
pendidikan gratis bagi anak-anak yatim piatu lainnya.
Pendanaan kegiatan pembangunan dan
operasional lembaga pondok pesantren yang seringkali menjadi masalah klasik tidak
berlaku untuk Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm Surade.
Di bawah kepemimpinan Ustadz Henda
Pribadi, pengasuh dan pimpinan pondok pesantren Yatim Piatu An-Najm yang juga
sebagai Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, lembaga ini berusaha
menghidupi dan mengembangkan pola pendidikan pesantren dengan berbagai
terobosan-terobosan baru untuk mencukupi pendanaan Pondok Pesantren Yatim Piatu
ini.
Ustadz Henda Pribadi menjelaskan (8/5), Pondok
Pesantren Yatim Piatu yang dibinanya berbasis pada kekuatan unit produksi yang
saat ini sedang digarapnya. Di samping menggunakan cara-cara kontemporer yang
biasa digunakan oleh umumnya pondok pesantren, seperti pendanaan dari donatur,
dermawan maupun para aghniya.
Menurutnya, unit produksi adalah salah
satu bentuk rekonstruksi pendanaan kegiatan pesantren, yang tidak melulu mengandalkan
dana dari para donatur. Unit produksi ini akan menciptakan kewibawaan pondok
pesantren Yatim Piatu An-Najm.
Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm Surade menjadikan pertanian/ perkebunan
dan peternakan, khususnya perkebunan Markissa dan ternak Kambing
menjadi unit produksi lembaga ini, walaupun sampai hari ini hasil produksinya masih
sangat terbatas. Dan kedepan, dua unit produksi yang tengah dikembangkan
tersebut akan dijadikan program pioneer pondok pesantren ini. Jelasnya.
